Assalamu'alaikum, Selamat Datang di Blog Resmi DPC PKS Beringin Deli Serdang - Provinsi Sumatera Utara. www.pks-beringin.blogspot.com. Jika ada pertanyaan dan saran harap di kirimkan ke Email DPC PKS Beringin di.. pks.beringin.deliserdang@gmail.com

Kamis, 06 Oktober 2011

Kamis, 06 Oktober 2011

PKS: Kita tak Ingin Melihat TNI Kembali Berpolitik


Pengaktifan Komando Teritorial (Koter), sebagaimana yang diinstruksikan Presiden, saat Hari Ulang Tahun TNI, tidak boleh dimaknai sebagai kembalinya masa penanggungjawab pertahanan negara ini berperan dalam politik seperti era orde baru. Sebabnya, hal itu dianggap bertabrakan dengan semangat reformasi yang mengkhususkan TNI untuk masalah pertahanan. Sementara fungsi keamanan hanyalah urusan penegakkan hukum atau lembaga pro justicia.
“Kita tidak ingin melihat TNI kembali berpolitik,” ujar Ketua Komisi I dari PKS, Mahfudz Sidik, di kantornya, Kamis (6/10). Keterlibatan TNI dalam berpolitik praktis adalah masa lalu, ketika dwifungsi Abri diberlakukan. Masa itu dianggap telah berlalu dan menjadi hantu yang menakutkan.
Saat ini, Mahfudz menilai TNI memiliki fungsi operasi militer dan non militer. operasi pertama, untuk saat ini, sulit untuk dilaksanakan, karena Indonesia belum mengalami ancaman-ancaman pertahanan. Sementara personel TNI yang jumlahnya mencapai 500 ribu tak berfungsi dengan maksimal. Mereka memiliki skill yang luar biasa. Namun skill tersebut tak tersalurkan. “Instruksi Presiden akan sangat bagus jika bisa dijalankan,” papar Mahfudz. Syaratnya, harus ada koordinasi yang jelas antara TNI dengan aparat penegak hukum.
Menurutnya, selama ini Koter sudah berjalan untuk membantu penanggulangan bencana dan ikut berperan menyalurkan bantuan kemanusiaan. Mereka juga ikut membangun sarana dan prasarana sosial yang dibutuhkan masyarakat. Bencana alam tsunami di Yogyakarta dna Aceh beberapa tahun silam menjadi bukti Koter TNI ikut turun tangan membantu korban bencana alam. Mereka mencari korban yang tewas dan mengembalikan jenazahnya kepada keluarga.
Terkait dalam masalah penanganan terorisme, Mahfudz menilai, tak ada salahnya jika TNI ikut diterjunkan. Koter, tambahnya, memiliki jaringan yang mengakar di daerah-daerah, karena memang TNI memantau betul gejolak sosial yang terjadi di masyarakat. Menurutnya, kalau Koter diaktifkan akan mampu turut serta menghabisi teroris-teroris yang meresahkan masyarakat.
Mahfudz menyatakan pengaktifan Koter yang paling utama adalah untuk mengendus ancaman-ancaman keamanan yang mempengaruhi pertahanan dan kedaulatan Indonesia. Terorisme dan separatisme, menurutnya, tak hanya dimaknai sebagai ancaman keamanan. “Kalau disana ada indikasi mengancam pertahanan, maka tak ada salahnya TNI turun. Disinilah Koter dapat berperan,” imbuhnya.
Intelijen di setiap komando teritorial dapat turun langsung memantau perkembangan situasi di lapangan. Ketika ada indikasi aksi teror, kemudian ada bukti awal yang cukup. Maka hal itu bisa ditindaklanjuti dengan koordinasi dan kerjasama. Polri bisa turun tangan langsung meskipun mendapatkan informasi dari pihak Koter TNI. ” Ini tak jadi masalah, karena kedua lembaga itu saling mendukung,” ujarnya.
Mahfudz menyatakan langkah awal yang sangat efektif untuk mengaktifkan Koter adalah meremajakan Alutsista TNI yang sudah kuna. Komisi I akan mendukung pembaharuan Alutsista yang bisa dimanfaatkan untuk Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Dia mencontohkan helikopter jenis cinok dan M17, dapat dimanfaatkan untuk membantu menyelamatkan korban bencana alam atau kecelakaan alat transportasi udara. Korban yang terjebak di tengah hutan atau di laut, dapat diselamatkan dengan menggunakan helikopter jenis itu. Untuk mengangkut tentara ketika OMP pun tak masalah. “Jadi serba guna. Banyak manfaatnya,” papar Mahfudz.

Posted By : PKS BERINGIN DS

PKS Belum Pernah Sekalipun Diajak Ngobrol SBY Soal Reshuffle


Partai Keadilan Sejahtera tidak terlalu khawatir dengan rencana reshuffle yang digulirkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. PKS merasa posisinya dalam kabinet Indonesia bersatu jilid kedua masih cukup aman mengingat kontrak khusus yang telah disepakati sebelumnya dengan Presiden.
“Ya kita nyaman karena ada kontrak khusus itu,”ujar Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta, di Cilangkap, Rabu (5/10).
Menurut Aniz, PKS mempunyai kontak tersendiri dengan beliau yang berbeda dengan Partai lain. Kontrak itu mengatur power sharing atau pembagian kekuasaan . Untuk itu, PKS tidak perlu merasa khawatir terhadap isu reshuffle itu. Kecuali, kata Anis, jika kontrak ini dilanggar. “Ini (persoalan) lain,”tegasnya.
Anis menilai masing-masing orang atau partai mempunyai cara untuk berkoalisi. Karenanya kalau ada resuffle menyangkut (Menteri) PKS, Ia tidak ragu untuk membuka kontrak itu kembali. “Saya akan buka itu,”katanya.
PKS sampai kini belum pernah diajak berbicara terkait perombakan kabinet dengan presiden. Untuk itu, Menurut Anis tidak ada yang perlu dipermasalahkan. Ia juga mengaku tidak tahu mengenai nama-nama Menteri paska reshuffle yang bergulir di Media.
“Saya juga tidak tahu nama-nama, itu dari mana kalau PKS sikapnya official. Sepanjang tidak ada pembicaraan bilateral kami anggap tidak ada masalah,”jelasnya.
Anis secara pribadi si meragukan reshuffle tersebut dapat efektif untuk mendorong kinerja. Pasalnya meski sejak awal penyusunan kabinet dilakukan dengan fit and proper test namun pada kenyataannya tak jarang pemerintah melakukan reshuffe ditengah jalan.
Bagaimana tidak pada seleksi kabinet sebelumnya, calon Menteri datang ke Cikeas ditanya satu persatu. Setelah itu diminta menandatangi kontrak kinerja pakta integrias. Asumsinya, kata Anis, kalau seleksi ketat hasilnya bagus , “ Tapi kalau seleksi ketat digant-ganti tiap waktu orang bertanya ini yang salah diseleksi atau salah urus,”tanyanya.
Oleh karena itu, tujuan dari reshuffle itu tidak akan tercapai. Menteri baru ini perlu adaptasi lagi dengan medan dan bidangnya. “Semestinya setelah operasional 2 tahun, itu sudah mulai fokus,”ucapnya.

Posted By : PKS BERINGIN DS

PKS: Pernyataan Fahri Pecut KPK Agar Kerja Lebih Baik Lagi


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan pernyataan kontroversial Fahri Hamzah hanya pendapat pribadi. Pendapat pribadi itu semata-mata agar KPK bekerja lebih baik lagi.
“Pernyataan saudara Fahri Hamzah dalam rangka kecintaannya yang sangat mendalam terhadap pemberantasan korupsi. Jadi hanya untuk melecut agar KPK bekerja lebih baik lagi,” kata Ketua Fraksi PKS DPR Mustafa Kamal saat dihubungi detikcom, Kamis (6/10/2011).
Sehingga PKS tidak akan memberi Wakil Ketua Komisi III itu sanksi. Menurutnya kritik tajam Fahri diterima sebagai bagian dari demokrasi.
“Beliau (Fahri) mengatakan pernyataan itu kapasitasnya sebagai anggota legislatif, Wakil Ketua Komisi III. Jadi ya itu dinamika internal dari hasil pengawasannya di Komisi III, pendapat pribadi berkeyakinan akademis,” ujarnya.
Teguran pada kader, lanjut Mustafa, tetap harus sesuai tata tertib partai. Teguran diberikan oleh Dewan Syariah bila dirasa perlu diberikan teguran. Termasuk pernyataan Fahri mungkin bisa menjadi pertimbangan.
“Boleh lah ada tegur sapa itu biasa dalam demokrasi. Nanti dibicarakan di rapat pleno pimpinan termasuk Fahri mungkin salah satu yang akan dipertimbangkan,” imbuhnya.

Posted By : PKS BERINGIN DS

PKS Tegaskan Masih Pro Pemberantasan Korupsi


Meski tengah berada dalam pernyataan kontroversial salah satu kadernya, Fahri Hamzah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan partainya tetap mendukung pemberantasan korupsi di negeri ini. PKS menegaskan tak pernah berubah sikap tentang pemberantasan korupsi.
“Komitmen PKS tidak pernah berubah, kami tetap mendukung pemberantasan korupsi. Pernyataan Fahri hanya sebatas pengkritikan terhadap lembaganya,” kata Ketua Fraksi PKS DPR Mustafa Kamal kepada detikcom, Kamis (6/10/2011).
Mustafa pun tak merasa khawatir dengan opini publik terhadap pernyataan kader PKS yang berbeda. Menurutnya tak masalah selama substansi pemberantasan korupsi masih sama.
“Katakan PKS melawan arus, bisa saja sendirian tapi sendirian itu bukan berarti salah. Bisa kita pilah-pilah. Tidak perlu dimasukkan hati,” ujarnya.
Intinya, lanjut Mustafa, PKS sejalan dengan Fahri Hamzah mengenai soal pemberantasan korupsi. Pernyataan Wakil Ketua Komisi III DPR hanya pelecut agar KPK bekerja lebih baik lagi.
“Mari kita lihat, jangan larut pro kontra yang sifatnya lebih tidak substansial. Platform PKS tidak pernah bergeser dari pro pemberantasan korupsi,” tutupnya.



Posted By : PKS BERINGIN DS

Naluri Kepahlawanan


Pekerjaan-pekerjaan besar dalam sejarah hanya dapat diselesaikan oleh mereka yang mempunyai naluri kepahlawanan. Tantangan-tantangan besar dalam sejarah hanya dapat dijawab oleh mereka yang mempunyai naluri kepahlawanan. Itulah sebabnya kita menyebut para pahlawan itu orang-orang besar.
Itu pula sebabnya mengapa kita dengan sukarela menyimpan dan memelihara rasa kagum kepada para pahlawan. Manusia berhutang budi kepada para pahlawan mereka. Dan kekaguman adalah sebagian dari cara meeka membalas utang budi.
Mungkin, karena itu pula para pahlawan selalu muncul di saat-saat yang sulit, atau sengja dilahirkan di tengah situasai yang sulit. Mereka datang untuk membawa beban yang tak dipikul oleh manusia-manusia di zamannya. Mereka bukanlah kiriman gratis dari langit. Akan tetapi, sejarah kepahlawanan mulai dicatat ketika naluri kepahlawanan mereka merespon tantangan-tantangan kehidupan yang berat. Ada tantangan dan ada jawaban. Dan hasil dari respon itu adalah lahirnya pekerjaan-pekerjaan besar.
Tantangan adalah stimulan kehidupan yang disediakan Allah untuk merangsang munculnya naluri kepahlawanan dalam diri manusia. Orang-orang yang tidak mempunyai naluri ini akan melihat tantangan sebagai beban berat, maka mereka menghindarinya dan dengan sukarela menerima posisi kehidupan yang tidak terhormat. Namun, orang-orang yang mempunyai naluri kepahlawanan akan mengatakan tantangan-tantangan kehidupan itu: Ini untukku. Atau seperti ungkapan orang-orang shadiq dalam perang Khandaq yang diceritakan Al-Quran,
Dan tatkala orang-orang beriman melihat golongan-golongan yang saling bersekutu itu, (dalam menghadapi orang-orang beriman), mereka berkata, “Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita”. Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. Dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka, kecuali iman dan ketundukkan. (Al-Ahzab: 22)
Naluri kepahlawanan lahir dari rasa kagum yang dalam kepada kepahlawanan itu sendiri. Hal itu akan menggoda sang pengagum untuk melihat dirinya sembari bertanya, Apa engkau dapat melakukan hal yang sama? Dan jika ia merasa memiliki kesiapan-kesiapan dasar, maka ia akan menemukan dorongan yang kuat untuk mengeksplorasi segenap ptensinya untuk tumbuh dan berkembang. Jadi, naluri kepahlawanan adalah kekuatan yang mendorong munculnya potensi-potensi tersembunyi dalam diri seseorang, kekuatan yang berada di balik pertumbuhan ajaib kepribadian seseorang.
Dalam serial Jenius-jenius Islam, Abbas Mahmud Al-Aqqad menemukan kunci kepribadian Abu Bakar As-Shidiq dalam kata kekaguman kepahlawanan. Kunci kepribadian, kata Al-Aqqad, adalah perangkat lunak yang dapat menyingkap semua tabir kepribadian seseorang. Ia berfungsi seperti kunci yang dapat membuka pintu dan mengantar kita memasuki semua ruang dalam rumah itu. Dan kita hanya dapat memahami pekerjaan-pekerjaan besar yang telah diselesaikan Abu Bakar dalam kunci rahasia ini. Apakah anda juga memiliki kunci rahasia itu? Saya tidak tahu.

Anis Matta


Posted By : PKS BERINGIN  DS

 

"Terima Kasih Atas Kunjungannya dan Sebelumnya Meminta Maaf, Apabila ada Kesalahan dan Kekhilafan dalam Menyajikan Informasi Serta terdapat Link-Link yang belum Aktif". Jazzaakallah Khairan Katsiran, Assalamu'alaikum Wr, Wb. ^_^

Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates