Assalamu'alaikum, Selamat Datang di Blog Resmi DPC PKS Beringin Deli Serdang - Provinsi Sumatera Utara. www.pks-beringin.blogspot.com. Jika ada pertanyaan dan saran harap di kirimkan ke Email DPC PKS Beringin di.. pks.beringin.deliserdang@gmail.com

Rabu, 09 Januari 2013

Rabu, 09 Januari 2013

Gatot Apresiasi Koperasi Usaha Pedagang
















                                     Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho ST.

MEDAN - Pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho ST memberikan apresiasi kepada  Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wahana Lestari yang membantu pemerintah dalam bidang lingkungan hidup. Gatot juga mengapresiasi Koperasi Pedagang Simpang Limun yang telah ikut serta mengembangkan pasar tradisional.

"Silaturahim ini harus dikembangkan untuk memberi keuntungan kedua belah pihak," ujar Gatot saat menerima audisensi LSM Wahana Lestari dan  Koperasi Pedagang Simpang Limun, di Gubernuran. hari ini.(9/1).

Untuk LSM Wahana Lestari yang konsen di bidang lingkungan hidup, Gatot berpesan agar tak henti-henti melakukan kampanye pentingnya kelestarian lingkungan. Di tengah ancaman Global Warming  dan kerusakan lingkungan yang masih memprihatinkan, maka diperlukan keterlibatan masyarakat untuk berperan aktif melakukan pelestarian lingkungan.

"Perlu ada sinergi antara pemerintah dengan masyarakat dan LSM dalam hal pengelolaan lingkungan. Penting disarankan ke Badan Lingkungnan Hidup dan Dinas Kehutanan untuk bersinergi misalnya dengan menanam pohon bernilai ekonomis di sepanjang jalan di provinsi ini," harap Gatot.

Sementara kepada pengurus Koperasi Pedagang Simpang Limun, Plt Gubernur Sumatera Utara mengingatkan persaingan pasar saat ini semakin tinggi.
Pasar-pasar tradisional harus melakukan revitalitasi dengan meningkatkan fasilitas, memberikan service yang nyaman, aman dan mengubah imej dari pasar yang becek, jorok menjadi pasar tradisional yang modern dan bersih.

"Saya mendukung upaya memajukan pasar tradisional agar lebih maju dan modern. Saya berharap transaksi di pasar tradisional ke depan harus makin nyaman, karena semakin bersih, dan fasilitas lengkap," beber Gatot.

Ketua Wahana Lestari Saifuddin Z mengatakan Wahana Lestari Sumatera Utara sudah berdiri di 15 kab/kota di Sumut. Adapun ide berdirinya LSM adalah bertolak pada semakin buruknya lingkungan karena illegal loging maupun pencemaran lingkungan.

"Kami berupaya memperbaiki lingkungan dengan melaksanakan pembibitan 150 ribu pohon di Asahan. Bibit gabon, sengon dan mahoni kami berikan kepada masyarakat secara gratis. Semua swakelola dari Wahana Sumut tanpa bantuan APBN /APBD ini komitmen kami memperbaiki lingkungnan," jelas Saifuddin.

LSM ini juga giat melakukan penangkaran burung langka. Saat ini mereka menangkarkan 24 jenis burung seperti nuri, murai batu yang kemudian dikembalikan ke habitatnya di sebuah hutan tanaman rakyat yang mereka kelola sendiri.

Sumber : Waspada Online

Posted By : PKS Beringin DS

Selasa, 08 Januari 2013

Selasa, 08 Januari 2013

Kisah Kasih Gatot - Sutias (Bagian 2)

Islamedia - 
Istri Telaten untuk Suami yang Manja
SAAT ditanya sosok kriteria istri seperti apa yang diinginkan seorang Gatot Pujo Nugroho, spontan dikatakannya seorang perempuan yang pandai dalam merawat suami. Itu syarat yang dikemukakan Plt Gubernur Sumut tersebut saat akan dicarikan jodoh oleh ustaznya pada 1990 lalu.
Pilihannya tersebut bukannya tanpa alasan. Sebab Gatot sejak kecil suka sakit-sakitan. Sehingga ibunya pernah berpesan jika mencari istri yang pintar merawat. “Saya dipesankan ibu saya waktu itu kalau cari istri itu yang jago merawat,” ujarnya.
Apalagi sejak kecil meski hidup dengan kondisi pas-pasan, Gatot sering minta mandi dengan air panas. Kebiasaan itu terbawa hingga berumah tangga. Bahkan saat masih hidup susah dan anak masih kecil-kecil, setiap mau mandi selalu minta dipanasin air hangat dulu. Karena itu Sutias dianggapnya sebagai istri yang pintar merawat suami dan tidak pernah mengeluh dengan segala kebiasannya.
Sutias Handayani pun membenarkan nya. Karena Gatot punya penyakit asma dan tidak tahan jika udara dingin. Sakitnya tersebut sama seperti yang diderita ayahnya. Karena itu sering meminta mandi dengan air hangat.
 “Alhamdulillah sejak mulai 40 tahun asmanya nggak pernah kambuh lagi. Mungkin ada siklusnya. Tapi kalau udah kecapean kali kadang mau juga,” ujar Sutias.
 Ketika ditanya bagaimana karakter Gatot jika ada di rumah, spontan Sutias menyebut Mantan Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumut itu sebagai pria yang manja meski sudah berumur 51 tahun. Bahkan lebih manja dari anak-anaknya. Seperti ingin mendapatkan perhatian yang sama seperti anak-anaknya.
 “Mas Gatot lah (yang lebih manja),” sebut Sutias. Gatot pun langsung refleks menyenggol Sutias dengan badannya sambil tersipu malu.
Kemanjaan Gatot terhadap istrinya memang tak bisa dipungkiri. Hal itu terlihat jelas sepanjang wawancara terhadap keduanya. Gatot saat itu lebih sering merapatkan duduknya ke Sutias sambil menyenderkan badannya dengan santai. Sutias pun terkadang tanpa sengaja sering refleks menyentuh lembut pipi Gatot yang saat itu baru pulang dari Jakarta menerima penghargaan peduli anak dan perempuan yang diberikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Selasa (18/12) lalu.
Keduanya malam itu tampak seperti sedang saling mencurahkan perhatian. Sambil sedikit bernostalgia tentang pengalaman hidup membina rumah tangga hingga memiliki lima orang anak perempuan.
 Gatot dengan Sutias dalam hal anak punya sedikit pandangan yang berbeda. Satu sisi Sutias menghargai hak anak-anaknya untuk tidak terlalu diekspos bahwa mereka anak dari Plt Gubernur Sumut. Karena itu sering merasa enggan ikut acara-acara di luar rumah. Di mata Sutias anak-anaknya ingin punya cerita sukses sendiri tanpa ada embel-embel kesuksesan orangtuanya.
Sedangkan Gatot terkadang sering meminta anak-anaknya ikut bersamanya jika ada kegiatan di luar rumah. Karena dia ingin dalam beberapa kegiatan bisa tetap dekat dengan anak-anaknya. Namun meski punya perbedaan cara pandang, keduanya tetap menghargai apa yang menjadi keinginan anak-anaknya.
Dalam rumah tangga, Sutias selalu menempatkan dirinya sebagai pendamping suami yang baik. Termasuk yang paling utama selalu mengingatkan Gatot untuk tetap memegang prinsip-prinsip kebenaran. “ Istri harus bisa mengingatkan suami. Jangan biarkan suami melenceng, saat mulai belok-belok harus diingatkan,”tegas Sutias sembari menjelaskan kehidupan dunia hanyalah sementara, sehingga rugi besar jika di kehidupan yang singkat ini manusia membuat kerusakan.
Wawancara bersama pasangan yang tetap hidup sederhana ini sebenarnya semakin asyik saat malam kian beranjak pekat. Jam sudah menunjukkan pukul 01.00 dinihari atau hampir dua jam kami mengorek kisah perkawinan Plt Gubsu itu.
Meski Gatot dan Sutias masih tampak bersemangat untuk berbagi cerita nostalgianya, namun kami pun memilih untuk berpamitan. Mengingat Gatot dalam sehari belum ada istirahat dan harus menyiapkan tenaga dan pikiran untuk aktivitas lainnya di pagi hari. Yang pasti kesan kuat melekat, keluarga ini sangat harmonis.
Tak mudah menjadi kepala keluarga dan ibu bagi lima anak perempuan yang beranjak dewasa. Namun Gatot dan Sutias sejauh ini mampu menjalaninya, karena mereka punya prinsip dan teguh memegang syariat. (habis)
Sumber : Islamedia
Posted By : PKS Beringin DS

Erry Bikin Soekirman Tertawa


SEIRAMPAH, TRIBUN - 
Wakil Bupati Serdangbedagai, yang juga Wakil Calon Gubernur (Bacagub) Sumut nomor urut satu, Soekirman menjadi sasaran 'canda politik' dari pesaingnya, Bupati Tengku Erry Nuradi dan Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Namun Soekirman yang menjadi pendamping Cagub Gus Irawan Pasaribu tampak hanya tertawa terbahak-bahak mendengar canda politik Bacagub dan Cagub nomor urut lima tersebut pada puncak perayaan HUT Ke-9 Kabupaten Serdangbedagai di lapangan Eks MTQ Kelurahan Melati Kebun Kecamatan Pegajahan, Senin (7/1).

Ledekan pertama terjadi saat Bupati Erry memberi kata sambutan. Saat adik almarhum Tengku Rizal Nurdin itu menyapa ribuan pengunjung dan menyebut kata Serdangbedagai, selalu saja warga membalas dengan sebutan pasangan Gatot-Tengku Erry (Paten) beramai ramai. Kata-kata Paten berkali-kali terlontar.

Lalu Bupati Erry pun menyindir nomor urut pasangan Gus-Soekirman, yakni nomor satu. 

"Coba semuanya, tepuk tangan satu jari bisa gak? Dua jari bisa gak, lima jari gimana buktikan," ujar Erry.


Sumber : http://medan.tribunnews.com/2013/01/07/erry-bikin-soekirman-tertawa

Posted By : PKS Beringin DS

Senin, 07 Januari 2013

Senin, 07 Januari 2013

Gatot: Potensi Wisata Tapteng Layak Dikembangkan

Pemprovsu berdayakan psikologi dalam pembangunan

 
MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) ke depan akan semakin komit memberdayakan peran psikologi dalam setiap aspek pembangunan maupun pembinaan kemasyarakatan sehingga pembangunan Sumut ke depan tidak hanya dapat terukur secara fisik melainkan juga aspek psikologi dan perkembangan kejiwaan masyarakat.

Demikian salah satu kesimpulan dialog bebas Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho dan Sekdaprovsu Nurdin Lubis bersama Dekan Fakultas Psikologi USU Irmawati Psikologi di salah satu rumah makan di Medan diprakarsai Kepala Badan Kesbangpol Linmas Provinsi Sumut Eddy Syofian minggu 6 januari 2013.

“Jika pembangunan fisik dievaluasi maka dapat dihadirkan seorang ahli di bidang tersebut untuk melakukan pemeriksaan dengan berbagai alat ukur yang digunakan. Jika demikian untuk dapat melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap keadaan psikis bangsa maka diperlukan kehadiran seseorang yang tentunya juga ahli di bidang tersebut. Psikis adalah ilmu jiwa sehingga sumber daya yang tepat untuk itu adalah psikolog,” ujar Gubsu, hari ini.

Oleh sebab itu agar pembangunan ke depan benar-benar seimbang antara fisik dan psikis masyarakat maka kebutuhan akan seorang psikolog tidak lagi hanya dihadapkan pada segelintar orang-orang abnormal (tidak normal) tetapi juga merambah ke berbagai sektor.

Sektor industri, ekonomi, hukum, pendidikan, bahkan sosial dan politik telah menggunakan jasa seorang psikolog atau lembaga penyedia layanan psikologis. Pendidikan yang diberikan di bangku kuliah pada calon-calon psikolog memang juga telah terbagi ke beberapa sektor. Misalnya saja psikologi politik yang memberikan pemahaman mengenai berbagai sudut pandang psikologis yang mempengaruhi arah pilihan masyarakat,” ujarnya.

Hanya saja diakui bahwa bertambahnya jumlah kebutuhan dan pentingnya kehadiran seorang psikolog ternyata belum sebanding dengan jumlah psikolog yang mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Psikolog dan Ilmuan Psikologi memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pertimbangan di berbagai sektor. Pembangunan fisik bangsa mungkin dapat dilakukan renovasi atau pembongkaran jika terjadi kesalahan dengan jangka waktu yang singkat, tetapi psikis seseorang berbeda.

Kesalahan diagnosa atau interpretasi hasil tes psikologis berdampak jangka panjang. Berdampak jangka panjang karena membangun psikologis manusia kembali tidak semudah membongkar pasang bangunan.

Oleh karena itu, diperlukan perhatian yang lebih terhadap berbagai bentuk pelayanan psikologis yang kurang tepat. Peran psikologi dalam pembangunan bangsa Indonesia sangatlah penting utamanya dalam pembangunan psikis bangsa Indonesia.

Meskipun berbagai upaya telah banyak dilakukan untuk membangun berbagai sektor, peran Psikolog dan ilmuan Psikolog tidak dapat dikesampingkan. Peran psikolog dalam bangsa yang berkembang seperti Indonesia saat ini menjadi sangat meluas.

Seorang Psikolog dan Ilmuan Psikolog seharusnya tidak hanya disibukkan dengan keadaan orang-orang yang abnormal tetapi juga lebih kepada pembentukan karakter dan kepribadian bangsa melalui berbagai sektor.

Sumber : Waspada Online

Posted By : PKS Beringin DS

 

"Terima Kasih Atas Kunjungannya dan Sebelumnya Meminta Maaf, Apabila ada Kesalahan dan Kekhilafan dalam Menyajikan Informasi Serta terdapat Link-Link yang belum Aktif". Jazzaakallah Khairan Katsiran, Assalamu'alaikum Wr, Wb. ^_^

Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates